๐
Initializing NihongoRoute
Kuasai cara menceritakan kejadian yang terjadi pada waktu tertentu menggunakan kata 'Toki' (Saat/Ketika). Selain itu, pelajari cara menjelaskan cara kerja mesin atau arah jalan menggunakan partikel 'To' (Jika).
bentar / sedikit
pas banget / tepat
makin lama makin...
gimana / kayak apa
kenapa / kok bisa
silakan / monggo
pertama kali
beneran / sungguh-sungguh
berapa (harga/jumlah)
berapa (jumlah benda / umur)
kayak biasanya / tiap saat
pasti (yakin banget)
masih / belum (tergantung konteks)
lagi / sampai jumpa
semua orang / semuanya
ya iyalah / tentu dong
lebih lagi / tambah lagi
sudah / udah (+ positif) / nggak lagi (+ negatif)
kenapa (lebih formal)
segitunya / sebegitu (biasanya diikuti negatif)
Di bab ini, kita akan belajar menghubungkan dua situasi. Pertama, menyatakan KAPAN suatu hal terjadi menggunakan kata ใจใ (Toki). Kedua, menyatakan HUBUNGAN SEBAB-AKIBAT mutlak menggunakan partikel ใจ (To).
Secara tata bahasa, kata ใจใ (Toki - Waktu/Saat) diperlakukan layaknya KATA BENDA. Oleh karena itu, cara menyambung kata sifat atau kata benda lain ke kata 'Toki' persis sama dengan aturan modifikasi kata benda di Bab 22.
Pola ini menggabungkan dua kalimat. Kalimat yang menempel dengan kata 'Toki' WAJIB berbentuk Biasa (Futsuukei).
โข Kata Kerja (Bentuk Kamus / Nai / Ta) + ใจใ โข Kata Sifat-i + ใจใ (Contoh: ๆใใจใ - Atsui toki) โข Kata Sifat-na + ใช + ใจใ (Contoh: ๆใชใจใ - Hima na toki) โข Kata Benda + ใฎ + ใจใ (Contoh: ๅญไพใฎใจใ - Kodomo no toki)
"SAAT / KETIKA meminjam buku di perpustakaan, memerlukan kartu."
"SAAT senggang, saya menonton TV."
"SAAT masih anak-anak, saya sering berenang di sungai."
Hati-hati saat menggunakan kata kerja! Penggunaan Bentuk Kamus (Belum terjadi) dan Bentuk-Ta (Sudah terjadi) di depan 'Toki' akan mengubah urutan kejadian.
"SAAT (AKAN) pergi ke Tokyo, saya membeli tas ini. (Artinya: Tas ini dibeli di kota asal, SEBELUM sampai di Tokyo)."
"SAAT (SUDAH) pergi ke Tokyo, saya membeli tas ini. (Artinya: Tas ini dibeli DI DALAM Tokyo, karena dia sudah sampai)."
Partikel ใจ (To) di sini BUKAN berarti 'Dan' atau 'Bersama'. Jika disambungkan dengan Kata Kerja Bentuk Kamus, artinya menjadi 'JIKA'. Ini digunakan untuk menyatakan FAKTA MUTLAK (Jika A dilakukan, maka B PASTI terjadi). Biasanya dipakai untuk menjelaskan cara kerja mesin atau arah jalan.
"JIKA (Anda) menekan tombol ini, uang kembalian akan keluar."
"JIKA (Anda) belok ke kanan, ada kantor pos."
Pola '~To' ini TIDAK BOLEH diikuti oleh kalimat yang mengandung ajakan (~mashou), permintaan (~te kudasai), atau keinginan (~tai). Ini murni untuk menyatakan fakta atau mekanisme.
Dengarkan percakapan Maria yang kebingungan menggunakan ATM di Jepang, lalu bertanya kepada petugas bank.
"[Maria] Permisi, saya tidak tahu cara mengeluarkan (menarik) uang."
"[Petugas] Apakah Anda punya kartu ATM (Cash card)?"
"[Maria] Ya. JIKA ini dimasukkan, akan menjadi bagaimana?"
"[Petugas] JIKA memasukkan kartu, (layar) PIN akan keluar. Tolong tekan nomornya di sini."