๐
Initializing NihongoRoute
Ucapkan selamat tinggal pada kalimat pendek! Pelajari cara membuat kalimat kompleks dengan menerangkan kata benda menggunakan kalimat utuh (seperti 'Buku YANG saya beli kemarin') tanpa menggunakan kata hubung apa pun.
bentar / sedikit
pas banget / tepat
makin lama makin...
gimana / kayak apa
kenapa / kok bisa
silakan / monggo
pertama kali
beneran / sungguh-sungguh
berapa (harga/jumlah)
berapa (jumlah benda / umur)
kayak biasanya / tiap saat
pasti (yakin banget)
masih / belum (tergantung konteks)
lagi / sampai jumpa
semua orang / semuanya
ya iyalah / tentu dong
lebih lagi / tambah lagi
sudah / udah (+ positif) / nggak lagi (+ negatif)
kenapa (lebih formal)
segitunya / sebegitu (biasanya diikuti negatif)
Dalam bahasa Indonesia, untuk menjelaskan sebuah kata benda, kita meletakkan penjelasnya di belakang dengan bantuan kata 'yang'. Contoh: [Kue] yang [dibuat oleh Ibu].
Dalam bahasa Jepang, urutannya dibalik total! Penjelasnya diletakkan DI DEPAN kata benda, dan kata 'yang' sama sekali tidak diterjemahkan.
Kalimat yang bertugas menerangkan kata benda WAJIB diubah ke dalam Bentuk Biasa (Futsuukei). Anda tidak boleh menggunakan 'Masu' atau 'Desu' tepat di depan kata benda!
Perhatikan bagaimana seluruh kalimat aksi menempel langsung pada kata benda di akhir.
"Ini adalah foto (YANG) saya ambil. (Torimashita -> Totta)"
"Saya telah menghilangkan payung (YANG) saya beli minggu lalu."
Jika di dalam kalimat penjelas terdapat subjek pelaku (Contoh: SAYA ambil, IBU buat), partikel ใฏ (Wa) dari pelaku tersebut WAJIB diubah menjadi ใ (Ga). Salah: ็งใฏ ๆฎใฃใ ๅ็ (Watashi wa totta shashin) Benar: ็งใ ๆฎใฃใ ๅ็ (Watashi ga totta shashin)
Kata benda yang sudah dimodifikasi (dijelaskan) ini bisa diletakkan di mana saja: bisa sebagai Topik (Wa), Objek (O), atau Subjek utama.
"Kue (YANG) dibuat oleh istri saya enak. (Sebagai Topik/Subjek)"
"Rumah (YANG) ditinggali oleh Karina sudah tua/lama."
Ada tiga kata benda spesial yang sangat sering dijelaskan menggunakan kata kerja Bentuk Kamus (Jisho-kei), yaitu: ๆ้ (Jikan - Waktu), ็ดๆ (Yakusoku - Janji), dan ็จไบ (Youji - Urusan).
"Saya tidak ada waktu UNTUK/YANG makan sarapan."
"Saya ada janji UNTUK/YANG menonton film bersama teman."
"Hari ini saya ada urusan (harus) pergi ke balai kota."
Dengarkan bagaimana Yamada bertanya tentang identitas seseorang di seberang ruangan.
"[Yamada] Orang YANG sedang membaca koran di sana itu siapa?"
"[Karina] (Itu) Bapak Yamada."
"[Yamada] Kalau begitu, orang YANG sedang memakai sepatu itu?"
"[Karina] Ah, (itu) Tuan Santos."