๐
Initializing NihongoRoute
Pahami tata krama di Jepang! Pelajari cara meminta izin dengan sopan (Bolehkah saya...), memberikan izin, dan menyatakan larangan tegas (Tidak boleh). Anda juga akan belajar fungsi lanjutan dari pola '~te imasu'.
bentar / sedikit
pas banget / tepat
makin lama makin...
gimana / kayak apa
kenapa / kok bisa
silakan / monggo
pertama kali
beneran / sungguh-sungguh
berapa (harga/jumlah)
berapa (jumlah benda / umur)
kayak biasanya / tiap saat
pasti (yakin banget)
masih / belum (tergantung konteks)
lagi / sampai jumpa
semua orang / semuanya
ya iyalah / tentu dong
lebih lagi / tambah lagi
sudah / udah (+ positif) / nggak lagi (+ negatif)
kenapa (lebih formal)
segitunya / sebegitu (biasanya diikuti negatif)
Di Bab 14, Anda sudah bersusah payah menghafalkan perubahan 'Bentuk-Te'. Kabar baiknya, kerja keras Anda akan sangat terbayar di sini! Bentuk-Te adalah fondasi untuk mengekspresikan aturan sosial: Meminta izin, memberi izin, dan melarang.
Pastikan Anda masih ingat perubahannya: โข ่ฆใพใ (Mimasu) -> ่ฆใฆ (Mite) โข ้ฃฒใฟใพใ (Nomimasu) -> ้ฃฒใใง (Nonde) โข ๆธใใพใ (Kakimasu) -> ๆธใใฆ (Kaite)
Untuk meminta izin ('Bolehkah saya...?'), ubah kata kerja ke Bentuk-Te, lalu tambahkan 'ใ ใใใงใใ' (mo ii desu ka).
Untuk memberikan izin ('Boleh / Silakan'), cukup buang partikel 'ใ' (ka) menjadi 'ใใฆใ ใใใงใ' (temo ii desu).
"Bolehkah saya mengambil foto?"
"Ya, boleh lho. / Silakan. (Cara menjawab mengizinkan)"
"Bolehkah saya menggunakan kamus ini?"
Ini adalah kebalikan dari memberi izin. Untuk melarang dengan tegas ('TIDAK BOLEH'), gunakan Bentuk-Te lalu tambahkan 'ใฏ ใใใพใใ' (wa ikemasen).
Huruf ใฏ di sini bertindak sebagai partikel penanda topik, jadi WAJIB dibaca 'Wa', BUKAN 'Ha'. (Dibaca: ~te wa ikemasen).
"TIDAK BOLEH merokok di sini."
"Maaf. (Ini) agak... (Cara orang Jepang menolak izin dengan halus tanpa memakai 'ikemasen' secara langsung)."
Di Bab 14, Anda belajar bahwa '~te imasu' berarti 'Sedang melakukan' (Progressive).
Namun, jika pola ini digabungkan dengan kata kerja tertentu (seperti menikah, mengetahui, tinggal, atau bekerja), maknanya berubah menjadi 'Status / Keadaan' yang masih berlangsung sampai sekarang.
"Saya (berstatus) SUDAH menikah."
"Tuan Wang (sedang/berstatus) TINGGAL di Tokyo."
"Apakah Anda KENAL (mengetahui) Saudari Kimura?"
Jika Anda ditanya 'Shitte imasu ka?' (Apakah Anda tahu?), dan Anda TIDAK TAHU, jangan menjawab 'Shitte imasen'! Jawaban yang benar adalah: ็ฅใใพใใ (Shirimasen).
Dengarkan percakapan antara Maria dan petugas museum saat Maria ingin memotret lukisan.
"[Maria] Permisi, bolehkah saya mengambil foto di sini?"
"[Petugas] Tidak, di sini TIDAK BOLEH memotret."
"[Maria] Oh, begitu ya. Maafkan saya."
"[Maria] Anu, bolehkah saya mengambil (meminta) pamfletnya?"
"[Petugas] Ya, silakan."