๐
Initializing NihongoRoute
Di bab ini, Anda akan belajar cara membaca rambu-rambu atau tanda peringatan di Jepang, menggunakan bentuk perintah dan larangan keras, serta cara menyampaikan pesan dari orang lain dengan sopan.
ganteng / cakep
cantik / indah / bersih
tenang / sepi / sunyi
ramai / meriah / hidup
terkenal / famous
kebaikan
sehat / bersemangat / oke
nganggur / waktu luang / santai
praktis / nyaman / mudah dipakai
kece, cakep, keren
besar
kecil
baru
lama / kuno (untuk benda)
buruk
dingin (misalnya cuaca)
dingin (saat disentuh) / dingin hati
susah / sulit
mudah
tinggi / mahal
murah
rendah / pendek (benda)
menarik
enak / lezat
sibuk
seru / menyenangkan
putih
hitam
merah
biru; hijau (untuk lampu, tumbuhan, dll)
Pernahkah Anda melihat anime di mana karakternya berteriak 'Nigero!' (Lari!) atau melihat papan bertuliskan 'Tomare' (Berhenti)? Itu adalah Bentuk Perintah. Bentuk perintah dan larangan ini sangat kasar, jadi jarang diucapkan langsung dalam percakapan sehari-hari kecuali saat keadaan darurat, memberi instruksi keras, atau tertulis di papan peringatan.
Grup 1: Ubah vokal 'i' sebelum masu menjadi vokal 'e'. (Kaki-masu -> Kake! / Nomi-masu -> Nome!) Grup 2: Hapus masu, tambah 'ro'. (Tabe-masu -> Tabero! / Mi-masu -> Miro!) Grup 3: Shimasu -> Shiro! | Kimasu -> Koi!
Sangat mudah! Untuk semua grup, cukup gunakan Kata Kerja Bentuk Kamus (Jishokei) + ใช (na). Contoh: Iku -> Iku na! (Jangan pergi!) | Taberu -> Taberu na! (Jangan makan!)
"Cepat lari/kabur! (Darurat)"
"JANGAN gunakan lift! (Larangan keras saat gempa/kebakaran)"
"Jangan merokok di sini! (Tertulis di rambu/tanda peringatan)"
Ketika kita melihat sebuah rambu dan ingin tahu cara membacanya, kita menggunakan pola '~to yomimasu' atau '~to kaite arimasu'. Jika ingin menjelaskan 'artinya', kita menggunakan pola '~to iu imi desu'.
"Di sana tertulis 'Berhenti'."
"Kanji itu dibaca apa?"
"Kata 'Tachiiri-kinshi' memiliki arti 'Jangan masuk'."
Jika di level N5 kita belajar '~to iimashita' (berkata), di N4 kita belajar '~to itte imashita' untuk mengutip pesan orang ketiga kepada lawan bicara kita. Jika kita ingin meminta tolong lawan bicara untuk MENYAMPAIKAN pesan kita ke orang lain, gunakan pola '~to tsutaete itadakemasenka'.
"Tadi Saudara Tanaka berkata bahwa dia akan libur besok. (Mengutip pesan)"
"Tadi (manajer) bilang bahwa rapat akan dimulai jam 10."
"Maaf, bisakah Anda tolong sampaikan kepada Saudara Wan bahwa saya tidak bisa pergi ke pesta?"
Ari dan Sato sedang berjalan di pabrik. Ari melihat tanda yang tidak dia mengerti, lalu Sato memberitahukan artinya.
"[Ari] Bapak Sato, tanda/marka itu artinya apa?"
"[Sato] Itu tertulis 'Shiyou Kinshi'. Artinya 'Jangan digunakan' sekarang."
"[Ari] Mengerti. Oh ya, Bapak Sato, tadi Direktur bilang tolong Anda datang ke ruang rapat."
"[Sato] Begitu ya. Saya akan segera pergi."