๐
Initializing NihongoRoute
Di bab ini, Anda akan belajar cara mengungkapkan dua aktivitas yang dilakukan secara bersamaan (sambil), menceritakan kebiasaan rutin, serta menggunakan kata sambung untuk menambah alasan dan menyatakan sebab-akibat.
di sini / tempat ini
bagian bawah / dasar
di sana (jauh dari keduanya)
di mana
ke sini / ini (sopan) / pihak kami
ke situ / di situ (dekat pendengar, sopan)
ke sana / di sana (jauh, sopan)
yang mana / ke mana (sopan)
ruang kelas
kantin / ruang makan
kantor
ruang konferensi
resepsionis (meja resepsionis)
lobi
kamar / ruangan
toilet / WC
toilet / kamar mandi
tangga
lift / elevator
eskalator
negara / kampung halaman
perusahaan / kantor
di dalam
telepon
sepatu
dasi
anggur (minuman)
tempat penjualan barang
bawah tanah / basement
lantai (tingkat gedung)
berapa (harga/jumlah)
seratus (100)
seribu (1.000)
sepuluh ribu (10.000)
Kehidupan kita penuh dengan aktivitas yang dilakukan secara bersamaan, seperti makan sambil menonton TV, atau mendengarkan musik sambil belajar. Di bahasa Jepang level N4, kita bisa mengekspresikan hal ini dengan mudah menggunakan pola '~nagara'. Selain itu, kita juga akan belajar menceritakan kebiasaan yang terus berulang.
Pola ini digunakan saat satu orang melakukan dua aksi di waktu yang sama. Aturan konjugasinya sangat mudah: ambil Kata Kerja Grup 1/2/3 bentuk Masu, coret 'masu'-nya, lalu tambahkan 'nagara'.
Aksi yang diletakkan di BELAKANG (setelah nagara) adalah aksi yang menjadi FOKUS UTAMA. Contoh: 'Makan sambil nonton TV' (Fokusnya nonton TV) berbeda dengan 'Nonton TV sambil makan' (Fokusnya makan).
"Saya belajar sambil mendengarkan musik. (Fokus utama: Belajar)"
"Maukah berbincang-bincang sambil minum teh?"
"Saya belajar di universitas sambil bekerja."
Di level N5, '~te imasu' digunakan untuk aksi yang sedang berlangsung saat ini (Present Continuous). Di level N4, pola ini maknanya meluas menjadi kebiasaan atau rutinitas yang dilakukan berulang-ulang dalam jangka waktu panjang.
"Setiap pagi saya (rutin) melakukan joging."
"Pada hari libur, saya selalu (rutin) menggambar."
"Saat kecil, setiap malam saya dibacakan buku oleh ibu. (Kebiasaan di masa lalu menggunakan '~te imashita')"
Dua kata sambung ini sangat berguna dalam percakapan:
โข ใใใซ (Soreni): Artinya 'Lagi pula' atau 'Tambahan lagi'. Digunakan untuk menambahkan alasan atau poin yang setara.
โข ใใใง (Sorede): Artinya 'Oleh karena itu' atau 'Makanya'. Digunakan untuk menyatakan hasil atau kesimpulan dari kalimat sebelumnya.
"Masakan di toko ini enak. Tambahan lagi, murah."
"Hari ini hujan. Lagi pula, anginnya juga kencang."
"Dekat dari stasiun. Oleh karena itu, saya memilih apartemen ini."
Ari dan Sato sedang membicarakan restoran langganan Sato yang sering ia kunjungi setiap akhir pekan.
"[Ari] Sato sering ya pergi ke restoran itu."
"[Sato] Iya. Di sana makanannya enak, lagi pula pelayanannya juga bagus."
"[Ari] Begitu ya. Makanya, selalu ramai orang ya."
"[Sato] Iya. Saya selalu rutin makan sambil mendengarkan musik di sana."