๐
Initializing NihongoRoute
Di bab ini, Anda akan belajar cara menggunakan bentuk kausatif (Shiekikei) untuk menyuruh atau mengizinkan seseorang melakukan sesuatu. Anda juga akan belajar cara memohon izin dengan sangat sopan di dunia kerja.
seperti itu (digunakan untuk sesuatu atau seseorang yang jauh dari pembicara dan pendengar)
tidak sama sekali (kata kerja negatif)
cukup besar
menabuh gendang (berisik)
jelas
sangat
selalu
tidak pernah
Tentu saja
dengan cara ini (digunakan untuk sesuatu atau seseorang yang dekat dengan pembicara)
jika
cukup
sebisa mungkin
untuk menghubungi
sebentar
erat (memegang)
sampai tingkat itu
perlahan
jadi
semua
Kausatif (Shiekikei) adalah bentuk kata kerja yang maknanya berlapis ganda. Jika atasan menggunakan ini ke bawahan, artinya 'Menyuruh/Memaksa'. Tapi jika orang tua menggunakannya ke anak untuk hal yang disukai anak, artinya 'Membiarkan/Mengizinkan'. Perhatikan baik-baik perubahan partikelnya!
Kata kerja kausatif selalu berakhiran '-semasu'. โข Grup 1: Ubah vokal 'i' (sebelum masu) menjadi vokal 'a', lalu tambah 'semasu'. (Kaki-masu -> Kaka-semasu | Nomi-masu -> Noma-semasu). *Khusus akhiran 'i', berubah jadi 'wa'. (Kai-masu -> Kawa-semasu). โข Grup 2: Hapus 'masu', tambah 'sasemasu'. (Tabe-masu -> Tabesase-masu) โข Grup 3: Kimasu -> Kosasemasu | Shimasu -> Sasemasu
Jika kata kerjanya intransitif (tidak butuh objek, misal: Pergi, Berdiri, Istirahat), orang yang disuruh/diizinkan ditandai dengan partikel ใ (o).
Polanya: [A / Pemberi Perintah] ใฏ [B / Pelaku] ใ [KK Intransitif Kausatif].
"Kepala bagian MENYURUH Saudara Ari pergi dinas ke Osaka."
"Ibu MEMBIARKAN anaknya bermain dengan bebas. (Asobimasu -> Asobasemasu)"
"Saya MENYURUH/MEMAKSA putri saya pergi ke tempat les."
Jika kata kerjanya transitif (butuh objek, misal: Makan nasi, Membaca buku), orang yang disuruh ditandai dengan partikel ใซ (ni), sedangkan bendanya tetap ใ (o).
Polanya: [A] ใฏ [B] ใซ [Benda] ใ [KK Transitif Kausatif].
"Guru MENYURUH murid-murid membaca buku."
"Ibu MEMAKSA anaknya memakan sayur."
"Presiden Direktur MENYURUH sekretaris menulis surat."
Ini adalah puncak kesopanan di N4! Jika Anda ingin melakukan sesuatu (SAYA yang bertindak), Anda memohon kepada atasan: 'Bolehkah Anda MEMBIARKAN/MENGIZINKAN saya...'.
Polanya: [Kata Kerja Kausatif Bentuk-Te] + ใใใ ใใพใใใใ
"Maaf, bolehkah Anda mengizinkan saya libur besok? (SAYA yang libur)"
"Pekerjaan ini, bolehkah Anda biarkan SAYA yang mengerjakannya?"
Ari merasa badannya demam. Ia datang ke ruangan Kepala Seksi (Kachou) untuk memohon izin pulang cepat.
"[Ari] Kepala Seksi, apakah Anda ada waktu (berkenan) sekarang?"
"[Kachou] Ya, ada apa?"
"[Ari] Sebenarnya, karena saya demam, bolehkah Anda MENGIZINKAN SAYA pulang lebih cepat?"
"[Kachou] Wah itu gawat (tidak baik) ya. Mengerti, cepatlah pulang dan beristirahat."