๐
Initializing NihongoRoute
Di bab ini, Anda akan belajar cara memasukkan kalimat tanya ke dalam kalimat yang lebih besar (misalnya: 'Saya tidak tahu jam berapa rapat selesai'), menggunakan 'apakah... atau tidak', serta menyatakan tindakan mencoba-coba.
seperti itu (digunakan untuk sesuatu atau seseorang yang jauh dari pembicara dan pendengar)
tidak sama sekali (kata kerja negatif)
cukup besar
menabuh gendang (berisik)
jelas
sangat
selalu
tidak pernah
Tentu saja
dengan cara ini (digunakan untuk sesuatu atau seseorang yang dekat dengan pembicara)
jika
cukup
sebisa mungkin
untuk menghubungi
sebentar
erat (memegang)
sampai tingkat itu
perlahan
jadi
semua
Kadang-kadang, kita ingin menggabungkan sebuah pertanyaan dengan kalimat pernyataan. Misalnya, menggabungkan 'Di mana kuncinya?' dengan 'Saya lupa'. Di bahasa Jepang, kita bisa melakukan ini dengan mulus menggunakan partikel 'ใ (ka)' atau 'ใ ใฉใใ (ka dou ka)'.
Pola ini digunakan jika di dalam anak kalimat Terdapat Kata Tanya (seperti: apa, di mana, kapan, siapa, berapa).
Aturannya: Ubah anak kalimat menjadi Bentuk Biasa (Futsuukei), lalu tambahkan 'ใ' (ka).
Jika kata terakhir sebelum 'ka' adalah Kata Benda atau Kata Sifat-na, JANGAN gunakan 'da'. Langsung saja tempelkan 'ka'. (Contoh: Dare da ka -> Salah. Dare ka -> Benar).
"Saya lupa di mana (saya) membelinya."
"Saya tidak tahu jam berapa rapatnya selesai."
"Tolong beri tahu (saya) kamus mana yang bagus."
Jika di dalam anak kalimat TIDAK ADA Kata Tanya (pertanyaannya hanya butuh jawaban Ya/Tidak), maka kita menggunakan '~ka dou ka' (Apakah... atau tidak). Aturan konjugasinya sama persis dengan aturan di atas.
"Saya tidak tahu apakah cerita itu benar atau tidak. (Hontou = Kata Benda, tidak pakai 'da')"
"Tolong periksa apakah ada kesalahan atau tidak."
"Saya akan memastikan apakah barangnya sudah tiba atau belum."
Pola ini sangat sering digunakan saat berbelanja atau mencoba hal baru. Menggabungkan Kata Kerja Bentuk-Te + ใฟใพใ (mimasu) berarti Anda 'mencoba melakukan' suatu tindakan untuk mengetahui hasilnya (seperti mencicipi, mencoba baju, dsb).
"Bolehkah saya mencoba memakai celana panjang ini?"
"Kelihatannya enak ya. Saya akan coba memakannya."
"Saya akan coba memakainya untuk melihat apakah ukurannya pas atau tidak. (Kombinasi 2 pola)"
Ari sedang berbelanja pakaian. Ia melihat kemeja yang bagus tapi ragu dengan ukurannya. Sato, temannya, memberinya saran.
"[Ari] Kemeja ini bagus ya."
"[Sato] Iya. Bagaimana kalau coba dipakai untuk memastikan apakah ukurannya pas atau tidak?"
"[Ari] Betul juga. (Ke pelayan toko) Permisi, bolehkah saya mencoba memakai ini?"
"[Pelayan Toko] Baik, kamar pasnya ada di sebelah sana."